Sedikit konsumsi oli dapat terjadi pada sebagian mesin, tetapi penurunan yang cepat atau semakin parah harus dicari penyebabnya.
Pastikan cara mengukur konsisten
Parkir di permukaan rata dan ikuti prosedur pabrikan. Sebagian mobil diukur setelah mesin mati beberapa menit, sebagian memiliki prosedur elektronik.
Perbedaan kondisi pengukuran dapat membuat level tampak berubah.
Cari kebocoran eksternal
Periksa area di bawah kendaraan dan sekitar:
- oil pan;
- filter oli;
- drain plug;
- valve cover;
- seal mesin.
Kebocoran kecil kadang tidak meninggalkan genangan karena oli menempel pada mesin atau terbakar saat mengenai bagian panas.
Perhatikan asap knalpot
Asap kebiruan dapat menunjukkan oli ikut terbakar. Penyebab dapat berkaitan dengan ring piston, valve seal, turbocharger pada kendaraan turbo, atau sistem ventilasi crankcase.
Cek PCV
Sistem positive crankcase ventilation yang bermasalah dapat memengaruhi konsumsi oli pada beberapa mesin.
Jangan overfill
Mengisi oli melebihi batas maksimum juga dapat menyebabkan masalah. Gunakan viskositas dan spesifikasi oli sesuai rekomendasi pabrikan.
Buat catatan konsumsi oli
Catat kilometer ketika level berada di posisi tertentu, jumlah oli yang ditambahkan, dan kilometer saat perlu menambah lagi. Data sederhana ini jauh lebih berguna daripada hanya mengatakan oli “cepat habis”. Bengkel dapat membandingkan tingkat konsumsi dengan spesifikasi mesin dan pola pemakaian.
Perhatikan juga apakah konsumsi meningkat setelah perjalanan tol panjang, mesin sering bekerja pada RPM tinggi, atau muncul setelah pergantian jenis oli. Jika penurunan berlangsung cepat, jangan menunggu lampu peringatan menyala karena level yang terlalu rendah dapat merusak mesin.
Ringkasan
Jika oli cepat berkurang, ukur secara konsisten lalu bedakan kebocoran eksternal dari oli yang terbakar. Penurunan signifikan, asap biru, atau lampu tekanan oli memerlukan pemeriksaan segera.
Catatan yang sebaiknya dibawa saat pemeriksaan
Sebelum ke bengkel, catat kapan masalah mulai muncul, apakah terjadi pada mesin dingin atau panas, kecepatan atau RPM saat kejadian, beban listrik yang sedang aktif, serta apakah ada lampu peringatan. Foto atau video singkat juga dapat membantu jika gejala tidak selalu muncul ketika kendaraan diperiksa.
Hindari mengganti beberapa komponen sekaligus hanya untuk mencoba. Pemeriksaan yang berurutan membuat penyebab lebih mudah dibuktikan dan mencegah biaya servis membesar karena komponen yang sebenarnya masih baik ikut diganti.







